Social Icons

Pages

Featured Posts

Selasa, 30 Desember 2014

Habib Salim Assyatiri Hukum Ucapan Natal

Habib Salim bin Abdullah bin Umar Assyatiri - Hukum Mengucap Selamat Natal..
Pertanyaan : " Apabila terjadi perbedaan pendapat dikalangan Alim Ulama, maka mana yang harus kita pilih terutama masalah yang sekarang ini baru hangatnya yaitu masalah contohnya " Mengucap Selamat Natal terhadap orang - orang Nasrani(Kristen)?
Jawaban Habib Salim bin Abdullah bin Umar Assyatiri:



"Memang hal ini banyak sekali terjadi perbedaan Ulama ,ada yang keras dengan mengharamkan secara mutlak dan ada yang membolehkan secara mutlak.
Tetapi saya akan menjawab dengan jawaban yang bisa memperjelas dari permasalahan yang ada.
Kalo memberi salam hal - hal yang sifatnya keislaman sperti Idul Adha,idul Fitri maka itu tidak ada khilaf,, diperbolehkan dan tidak ada masalah, tetapi kalo memberi salam kepada Nasrani 'Selamat hari Natal" Maka Hal ini ada 3 Jawaban(Bagian)


1. 1 kondisi Boleh.
2. 1 kondisi Haram,bahkan bisa menjerumuskan kepada kekufuran
3, 1 kondisi diantara ke 2nya (1 dan 2)


1.Kalo hal yang diBolehkan
, apabila orang itu dipaksa untuk mengucap selamat Natal contohnya; Orang itu bekerja di satu perusahaan dan kepala perusahaan mewajibkan untuk mengucap selamat natal kalo tidak dia akan dikeluarkan/dapat sesuatu yang buruk, maka hal ini dibolehkan, asal hanya mengucap selamat saja.


2.Haram secara Mutlak.
Bisa menjerumuskan kepada kekafiran apabila orang mengucap natal dengan perasaan cinta,dgn perasaan mendukung kekafiran,mndukung acaranya, maka ini haram secara mutlak. "Orang yang ridho dengan kekafiran maka dia kafir" maka ini haram secara mutlak..


3.Diantara yang ke 2 (Tidak Dipaksa ,Tidak Mendukung/Cinta/Ridho)
Maka Jawabanya ini ada 2


1.WARA
2.JAWAZ
- Kalo orang yang WARA/madzhab orang - orang yang Wara adalah Tidak, Tidak akan Melakukan Sperti itu/ Menjauh,
- JAWAZ, terutama yang banyak sekarang ini jaman baru, Ulama - Ulama yang baru, macam- macam keinginannya,ada yang suka uang,dukungan, jilat sana -sini
Sebenarnya Lebih Baik Kalo boleh bisa kita tinggalkan..
atau keadaan seperti misalnya Hadromi. misalnya kamu ini masuk kewilayah orang - orang yang telanjang, maka kamu masuk kewilayah itu dengan menutup matamu, Kamu pura - pura gk ngerti, masuk ketempat orang - orang yang telanjang.

Habib Salim Assyatiri tentang Rokok

Habib Salim bin Abdullah bin Umar Assyatiri :
"dalam pendapatnya para ulama Ba'alawi sepakat mengharamkan dari pada Rokok. dan sampaikan dari Riwayat Beliau - Beliau
"kalo Seandainya ditawarkan bagiku ada Tinja didepan saya dan Rokok didepan saya ,mana yang harus dipilih?, maka saya lebih baik makan Tai dari pada pake Rokok"



dan disebutkan juga Alhabib Husein bin Syeikh Abu Bakar bin Salim beliau mengatakan "Kalo ada perokok tidak bertaubat kepada Allah Swt dalam waktu 40 hari maka orang itu akan mati Suul khotimah.

Alhabib Abdullah bin Umar bin Yahya mengatakan bahwa " Orang yang dia Merokok dan dia tidak bertaubat sebelum matinya maka ketika berada dikubur akan dipalingkan dari kiblat.

maka ketika beliau mengatakan demikian ada satu orang yang dikampungya perokok mati maka begitu selesai dikebumikan

Habib Abdullah mengatakan " kalo nda percaya, perokok yang sekarang ini dkuburkan kamu bongkar kuburnya, akhirnya dibongkar sama orang - orang kampung ternyata orang itu berpaling dari kiblat,

Rokok yang begitu menjadikan orang itu terlaknat dan menyebabkan berbagai macam penyakit. didalam bulan Lahirnya Nabi Saw (Rabiul Awal ) hendaknya kita bertaubat dari hal - hal ini.

Terjemahan oleh Habib Sholeh Aljufri (Solo) HABIB SALIM ASSYATHIRI Halaqoh Ilmiah Para Ulama DKI Jakarta, Jawa Barat Dan Banten di Masjid Sunda Kelapa (25/12/2014).
 
Blogger Templates